Jumat, 30 November 2012

kembang api

aku pernah bilang bukan?
aku mencintaimu itu seperti menyulut kembang api di siang hari?
sia-sia.
matahari dan kembang api bukan pasangan yang cocok bukan?
sungguh benar-benar seperti angin kosong.

gelap kemarin  aku sempat mengembangkan senyum,
menikmatin cahaya kembang api, sambil berpura-pura tuli.

terlihat romantis bukan?
melihat kembang api di iringi rintik gerimis.
diawali dengan letupan,
cahaya berserakan dilangit bagai pelangi,

mungkin ini guratan isi hati,
ketika matahari dan kembang api tidak bisa satu,
maka aku tersadar, matahari bukan milikku,
lalu aku lebih memilih tetap di dalam gelap,
karena  disitu cahaya kembang api tidak akan pernah terlihat sia-sia.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar